Tampilkan postingan dengan label CERPEN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label CERPEN. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 10 Oktober 2015

SURAT SAKTI DARI KAWAH TEKNIK

3 komentar


SURAT PUAS
Tampak seperti hanya kertas biasa, kucel, jelek dan kelihatan tidak bermakna. Mungkin engkau pernah melihatnya, itupun ada dijalanan dan di tempat pembuangan sampah. Sekilas memang terlihat usang, namun jika kita sedikit memicingkan mata, maka tampak jelas tertulis dalam kerutan garis garisnya “SURAT PUAS”. Ya, itulah namanya. Surat yang kami namakan dengan surat sakti yang keluar dari kawah teknik yang begitu panas membara namun setelah keluar berubah seketika menjadi intan yang begitu berharga bagi pemiliknya.
            Aku tak ingin membuat kalian penasaran. Surat itu adalah surat sebagai tanda engkau telah menyelesaikan tugas atau mengikuti praktikum yang diadakan di kampus teknik. Surat sakti ini tidak akan kau ditemukan di kampus lain, ia hanya bersemayam di kawah teknik. Dia ada diantara panasnya lahar semangatmu, dia ada disela-sela tajamnya duri asistensi, dia ada ketika si dia sudah memberikan senyumanharapan padamu.
            Sekali lagi jangan engkau menatapnya sebelah mata, walaupun kucel, dekil, bahkan hampir tulisannya kabur, namun kalau masih tak menjadi abu, secarik kertas ini bisa membuat biola tak berdawaipun bisa dimainkan, ia bisa membuatmu menghalalkan segala cara untuk mendapatkannya. Ia bisa membuatmu melupakan makhluk terindah di dunia ini. Aku tak mengada ngada dengan ini semua. Kelak kalian akan buktikan bahwa ia adalah sehelai kertas yang mengandung aura kesaktian yang luar biasa. Kekuatannya bisa menyedot tenagamu, dan pikiranmu, hingga tak sadar bahwa pagi sudah datang kembali. Malam ibarat siang yang terang benderang, perlahan namun pasti kalian tak akan sadar bahwa kalian kekurangan darah karena terlalu banyak begadang. Memang dia sungguh kejam kawan, tak pandang siapapun. Sehelai kertas ini harus dikumpulkan satu demi satu untuk syarat memperoleh gelar engineer sejati di kampus ungu ini. Walaupun berat perjuangan yang dilakukan untuk mendapatkan surat ini, namun ketika engkau mendapatkannya sungguh suatu kebahagiaan tersendiri. Bak meminum air di padang pasir, pengorbanan yang dilakukan andaikan sebanyak buih dilautan hilang ketika kita sudah memegangnya, perut yang keroncong pun bisa di tahan beberapa saat lamanya. Tak peduli BBM naik, dia tetap dengan kursinya yang stabil. Disiplin dan ulet adalah dua syarat yang harus ada dalam diri kita jika kita mau berusaha untuk mendapatkannya. Tak berlebihan jika saya mengatakan untuk mendapatkannya perlu tetesan darah, keringat dan air mata. Tambah lagi dengan intervensi dari dosen yang mengajarkan kepada kita untuk mempertahankan pendapat kita.
            Habis gelap terbitlah terang, mungkin itu yang ingin dikatakan bila ia bisa berbicara. pengorbanan yang begitu berat sirna seketika saat engkau berhasil mendapatkannya, untuk itulah ia dinamakan surat puas. Kalain merasa puas dengan apa yang kalian peroleh. Begitu juga dengan dosennya, merasa puas melihat mahasiswanya yang tidak gampang berubah walau dengan seribu gertakan. Maka persiapakanlah fisik dan mentalmu, dapatkanlah iadan tunjukan pada dunia dan kepada orang yang engkau sayangi bahwa engkau bisa mendapatkan intan di kawah ini.

Kebimbangan adalah penghianat
Yang sering kali membuat kita kehilangan peluang
Sekali engkau menginjakan kaki di kampus ini
Bulatkan tekadmu mantapkana hatimu
Buktikan pada dirimu dan orang lain
Inilah aku
Sang engineer masa depan

Fakultas Teknik Universitas Mataram

Baca Selengkapnya - SURAT SAKTI DARI KAWAH TEKNIK

Senin, 13 Juli 2015

CERITA DI BALIK KOS PELOR MAS 1 NO 19

1 komentar
CERITA DI BALIK KOS PELOR MAS 1 NO 19

Kos Tercinta Jalan Pelor Mas 1 No 19


                    Assalamu’alaikum wr.....wb...

ARI WATHANI

                Nama saya Ari Wathani, dan disini saya akan menceritakan pengalaman saya selama ngekost di kekalik bulog jalan pelor mas 1 no 19. Oke, kita langsung saja...... ( action).
Tak tarasa, Sudah satu tahun lamanya saya ngekos di salah satu kos elit di Mataram, tepatnya di kekalik bulog jalan pelor mas 1 no 19, yaitu kos dimana semua penghuninya,  baik di dunia nyata maupun di dunia ghaib menerima saya apa adanya, heee...
Selama satu tahun ini, suka maupun duka ngekos di sana, kami lewati dengan penuh keceriaan dan canda tawa bersama. Awalnya kami yang berasal dari berbagai daerah mulai dari BIMA, SUMBAWA DAN LOMBOK,,, menjadi satu yaitu NUSA TENGGARA BARAT (ya iyalah, ini kan satu provinsi ) semakin akrab walaupun kami berasal dari berbagai suku, budaya ras dan agama menjadi satu yaitu BHINEKA TUNGGAL IKA ( semakin ngawur nih ). Oke, disini saya akan memperkenalkan  semua teman kos saya satu persatu mulai dari tingkat atas maupuntingkat bawah ( maklum kos 2 tingkat).
            Pertama kali saya ngekos disana, agak terasa canggung karena saya ini orangnya pemalu dan bisa dikatakan jarang bergaul tapi berkat teman kos satu kamar dengan saya ( yaitu agustin hariadi ) saya mulai kenal dengan beberapa orang disana.
       
AGUSTIN HARIADI
           Agustin hariadi adalah teman satu kamar dengan saya ( ets, jangan pikir macam macam ya). Dia adalah orang yang mengajak saya ngekost di sini. Dia merupakan teman saya waktu SMA tapi beda kelas, walaupun gitu saya sangat akrab dengannya. Sebelum saya pulang kerumah waktu SMA dulu, yaitu waktu nunggu mobil angkutan umum, kami sering bercengkrama atau ngobrol tentang masalah pelajaran sekolah, masalah agama, sosial (ini beneran lo). Dari itu saya sangat akrab dengannya sampai sekarang. Karena saya belum mendapatkan kos, maka dia menelpon saya. Waktu itu saya sedang membajak sawah, terus dia menelpon “ halo, apakah sida sudah dapat kos”.
“ belom”. Jawab saya. “kalo gitu, maukah sida ngekos dengan saya “. Timpalnya lagi.
“insyaallah, nanti dah saya lihat”. Jawab saya lagi.
Akhirnya kami ngekost berdua.





HAMDI MAULANA
            Saya pertama kali kenal ( kecuali agustin) teman ngekost disana yaitu yang bernama Hamdi Maulana, dia itu orangnya ramah, baik dan suka menolong. Waktu itu saya di ajak oleh rully( agustin) untuk nonton tv di kamarnya, dan kami langsung berkenalan disana, satu kalimat yang saya ingat darinya “ jangan sungkan masuk ke kamar saya kalau nonton tv, santai lah”.
kalimat itu langsung menggetarkan hati saya, sampai air mata ini terasa ingin menetes ( terlalu lebay bang), dan saya mulai akrab dengannya.





SURATMAN MAMIXI
          Orang kedua yang saya kenal adalah Suratman Mamixi, dia itu orangnya ramah, baik, dan lucu. Dia itu bisa dikatakan teman curhat saya karena saya sering ke kamarnya. Dikamar kosnya kami biasa ngobrol tentang berbagai macam hal mulai dari masalah agama, politik, sosial dan budaya ( he..he..).
Dialah orang yang mengajak saya menuntut ilmu agama di sebuah masjid di mataram yaitu masjid aisyah lawatan. Dia sering memberitahu saya soal perkara yang sering kita lakukan tapi pekerjaan yang kita lakukan itu tidak ada dalilnya dalam al- quran dan hadits ( woow, terima kasih mamixi). Tapi sayang, sekarang dia sudah meningglakan kami semua. Ets, jangan salah paham gitu, maksudnya dia itu sekarang sudah menikah dan pergi dari kos yang kami cintai ini. Mudahan pernikahannya menjadi keluarga sakinah, mawaddah dan warohmah ( AMIN).


syamsul hariadi dan arif wicaksono
           
ALFIN YANUARI
   

        saya mulai kenal dengan beberapa teman disana mulai dari yang bernama Alfin yanuari, syamsul hariadi, dan imam arif wicaksono. Mereka bertiga adalah teman sepermainan saya di kos karena saya sering ke kamar mereka untuk belajar, bermain, dan juga belajar sambil bermain ( asyik coy ).

          







LUCYTO HAPSI SUANDI
         Selanjutnya, lucito hapsing suandi. Dia itu orang very very funny, gila, stres, miring, baik hati, dan agak menjengkelkan sering buat orang marah disana, walaupun gitu jika lucky tidak ada satu hari disana, bisa dikatakan sayur tanpa garam ( HAMBAR MEN). Iya benar, jika tidak ada dia, kost disana itu terasa sunyi, sepi, gelap ( ya iyalah. Listriknya gue matiin pas jam 2 malam, he,,,,,).
Dan pertama kali saya kenal dengan nya, waktu saya lagi googling di yahoo di lantai atas, karena sinyal modem internet di bawah tidak ada. Tiba tiba datang seorang berbadan besar, berkumis dan datang menghampiri saya, tapi saya cuekin saja, dan dia mulai mendekat dan langsung duduk di sebelah saya. Ternyata kata yang pertama kali di ucapkan adalah “JAJAN MAS”. OMG, ternyata dia ngajak saya jalan, ( eh salah, maksud saya jajan brow), tapi saya tidak ngomong dengannya karena saya takut, kemudian dia langsung pergi ke kamarnya ustadz suratman mamixi. Berkat kejadian itu, dia sering mengatai saya cuek dan menceritakan kejadian itu kepada teman kost disana, berulang kali dan sampai sekarang.



          
KHAERUL AZHAR

       Selanjutnya khaerul azhar. Dia ini, adalah teman senasib dengan saya. Karena apa, kami ini sama sama mengambil satu jurusan TEKNIK SIPIL di UNIVERSITAS MATARAM walaupun dia bisa dikatakan kakak tingkat saya. Hampir tiap malam, jika ada tugas. kami selalu mengerjakan tugas bersama sampai larut malam. Setiap kali saya kekamarnya, dia sering menyendiri dan hampir bunuh diri karena tugas di kampus, karena saya teman yang baik, saya memotivasi dia dan belajar bersama sampai tugas dari dosen terselesaikan dengan baik dan benar. Karena melepas tugas di teknik itu, sama halnya dengan mengurangi sisa hidup kita ( sadis brow_). Iya, memang benar, saya aja sampai rontok rambut saya mikirkan tugas yang di beriakan dosen. Tapi kami berdua sabar, karena kami  percaya dengan kata pepatah “MAN JADDA WAJADA” Dan pantun “ berakit rakit kehulu, berenang ketepaian, bersakit sakit dahulu baru senang kemudian. Dan kami berharap bisa wisuda 4 tahun, dan langsung bekerja di instansi baik negeri maupun swasta. AMIN






           
MAS RIYAN
Selanjutnya, mas riyan, mas zebe, mas irfan, hilmi dan zulmi. Oke saya mulai dari mas riyan. Dia itu orangnya sedikit temperamen, lucu. Sebelum saya kenal dengannya, saya agak ketakutan melihat wajahnya tampang preman pensiun, karena dia pakai anting ( serem pokoknya), tetapi setelah saya kenal, semua prasangka itu hilang, karena dia itu tidak seperti yang saya pikirkan tadi.



ZUBAIR ALFIAN (ZEBE)




Next, mas zebe. Awal saya kenal dengannya karena sering nongkrong di depan kos dan akhirnya saya kenal dengannya. Kata temen saya sih ( yang tidak ingin disebutkan namanya), dia itu orangnya playboy, ya maklumlah dia itu punya CBR. Cewek mana sih yang gak kelepek kelepek lihat CBR. ( iya, cewek mana ayo????????).






         
MAS IRFAN
 

         Next, mas irfan. Dia ini orang yang paling terakhir datang ke kos. Mas irfan ini memiliki suara yang sangat merdu dan indah sekali. Dia saya juluki dengan “ muadzinnya kos saya”. Kenapa saya bilang MUADZIN nya KOS. Karena di kos itu dia sering nyanyi. Berbeda kalo muadzin mushalla atau masjid, karena disana tempat orang shalat. (he,,,, keren kan). Oh iya, saya kenal dengan dia karena saya dan teman saya disana sering yang jadi IQOMAT di kos saya alias sering ikutan nayani. ( heee_hee).






           


Next, zulmi sama hilmi. Mereka ini orangnya sama sama pendiam. Jadi info tentang mereka berdua ini sulit saya dapatkan tentang kepribadian mereka. Saya kenal denagn mereka karena seiiring datang nya waktu, sering duduklah, akhirnya kami jadi saling kenal.



       

         Dan yang terakhir adalah, bibik dan paman beserta anak anaknya. Tanpa keluarga ini, kos ini tidak ada artinya, karena apa, dialah yang menjaga kos jika kami kuliah ataupun pulang kampung. Dia itu juga kami anggap ibu dan bapak kami, selama kami meninggalkan rumah untuk menuntut ilmu. Mereka tempat kami curhat baik masalah pribadi, sosial, hukum, pertahanan, sosial dan budaya. ( mulai ngawur).


            Oke, cukup sekian cerita dan pengalaman gue, yaitu kenal dengan teman taman kos saya, saya harap anda senang mendengar cerita ini, dan yang paling  penting adalah anda bisa mengambil hikmah dari cerita ini, dan semoga bermanfaat untuk kita semua. AMIN.
            Sekian, wassalamualikum wr..........wb 

BY..BY             




BEST MOMEN SELAMA DI KOS DAN LUAR KOS

           1. KEBERSAMAAN PART 1


 


               2. KEBERSAMAAN PART 2



      
             3. KEBERSAMAAN PART 3








Baca Selengkapnya - CERITA DI BALIK KOS PELOR MAS 1 NO 19

Kamis, 16 Agustus 2012

CERPEN:MENGGAPAI CITA CITA SETINGGI LANGIT


MENGGAPAI CITA CITA


             Namaku Ari wathani,aku merupakan anak pertama dari keluarga yg sederhana, pada saat aku berumur 7 tahun,aku selalu diajarkan oleh orang tuaku arti kehidupan,di dalam hatiku aku sering berkata “betapa enak menjadi oaring kaya ,semua serba ada,segala keinginan terpenuhi karna semua tersedia”. Aku sering menghayal,kalau aku jadi orang kaya,pasti aku sangat senang sekali,tapi orang tuaku selalu berkata: “bahwa dgn menuntut ilmu dan berusaha dengan sungguh2 pasti apa yang kita inginkan,pasti akan akan tercapai”.Itupun juga pernah dikatakan oleh guru ngajiku “MAN JADDA WAJADA” barang siapa bersungguh sungguh semua keinginan pasti akan tercapai, itu selalu kutanamkan dalam hatiku sampai sekarang utk itu aku selalu berusaha dengan sekuat tenaga utk bias mengejar cita citaku yaitu ingin mjd guru.
      Sewaktu seketika pada malam harinya aku diajak paman ku kerumahnya

      Pamanku: “ari,hari minggu besok kamu ada kerjaan gak”

      Aku    :“tidak,emangnya ada apa”,

     Pamanku : “besok kamu mau gak kerumah paman”
.
      Aku    : “ emangnya ada apa”

     Pamanku : “besok saja kamu datang.

       Aku   : “Iya”

             Keesokan harinya aku langsung pergi kerumah pamanku di Banjarsari tanpa pamit kpd ortuku,pamanku langsung meminta aku duduk di berugak disamping rumahnya,aku langsung duduk tanpa basa basi pamanku langsung memberikan ku sebuah buku yg berjudul “kisah abu zar al ghifari”di dlm hatiku aku selalu bertanya utk apa paman ku mengasih buku ini .stlh itu pamanku langsung menjelaskan bahwa abu zar al ghifari itu merupaka sahabat nabi muhammad SAW yg memiliki ilmu pengetahuan yg tidak dimiliki oleh orang lain selain itu dia juga saleh dan termasuk orang kaya dari para sahabat nabi SAW,dia dulunya sangat miskin tetapi dia berusaha dengan sungguh2 dia menjadi orang kaya yg sukses, hartanya ada dimana mana”stelah pamanku bercerita panjang lebar bibiku dating

         Bibiku: “ari,ibumu mencarimu kemana mana,dia naik pitam,dan takut klo kamu itu diculik       orang”
           
           

         aku pun langsung pamit kepada pamanku,tapi sebelum aku pamit pamanku menyuruh utk datang kerumahnya besok stelah pulah ke rumah dan aku langsung menyetujuinya.

                   Dan keesokan harinya stlh aku pulang sekolah aku langsung pamit kpd ortuku untuk pergi kerumah pamanku

       Aku   :“inak,aku mau pergi kerumah pamanku,nanti sore aku pulang”

     Ibuku  : “iya,tapi kamu jangan terlambat lagi”

       Aku  : “iya,aku pamit dulu,assalamualaikum”

      Ibuku: “walaikumsalam”

            setelah sampai dirumah pamanku dan mempersilahkan aku duduk, pamanku mulai      ngobrol denganku

     Pamanku:“ari,stlh kamu lulus dari,kmu ingin melanjutkan sekolah kamu dimana?”

     Aku    :“aku ingin sklh di desa aikmel saja dekat dengan rumahku”

    Pamanku : “kalau begitu kamu sekolah di SMAN 1 Aikmel saja,kata orang disana murid pintar                                                                                                                                                                                               dan sekolahnya juga bertaraf internasional,kamu mau gak sekolah disana”

      Aku:  “aku sih mau,tapi aku sekolah di Aliyah saja, kan bayaran spp di SMAN aikmel terlalu mahal nanti ngerepotin orang tua lagi”

     Pamanku: “ tenang saja ,kamu mau gak ngembala kambing paman”

       Aku: “tapi aku kan gak bisa ngembala kambing,tapi akan ku usahain”

               pada malam harinya setelah salat magrib aku membaca buku ttg kisah abu zar al ghifari yg dikasih pamanku tempo hari yg lalu, setelah membacanya hatiku merasa tergerak dan termotifasi supaya aku berusaha dgn tekun supaya cita2ku bisa terwujud,di dlm hatiku berkata “memang betul pilihanku ngembala kambing pamanku kan nanti uangnya aku bisa tabung utk keperluan sekolahku”. Stlh seminggu atau sebulan bekerja pamanku memberikan aku uang , dan uang itu langsung aku tabung utk keperluan sekolah ku.

         Di sekolah aku mempunyai dua yg sangat dekat dengan ku yg selalu memotifasiku dan menemaniku di saat senang ataupun susah yang bernama Roni hidayatullah dan Zihnul puadi

      Zihnul:“ari, kamu mau gak besok kita pergi ke pantai, kan besok hari libur” kata Zihnul,

       Roni  :“kan kamu kerja melulu gak ada waktu luangmu” kata roni meyakinkanku

             setelah terdiam sejenak aku menyetujuinya. Dan keesokan harinya aku minta ijin ke pamanku utk berlibur ke pantai yaitu kepantai Gili lampu dan pamanku mengijinkanku . tepat pd jam 08.00 Wita kami berangkat menggunakan sepeda motor, di dalam perjalanan aku mersa senang sekali karna tlh sekian lama aku tdk pergi ke pantai yaitu pd saat kls 5 SD sekarang kelas 3 SMP .stlh sampai di sana aku membaca sebuah puisi yg berjudul pantai :

Pantai
Hamparan pasirmu indah mempesona
      Tak letih mata memandang dari ujung pengharapan
      Adakah engkau tahu wahai pantai ...
      Engkau mempesona diriku......

      Mentari pagi terbit dan tenggelam disisimu oh... pantai
      Hembusan angin menerbangkan pasir putihmu
      Tahukah engkau senangnya hatiku........
      karna dapat mengunjungimu.

      Pantai oh pantai biarpun engkau di cintai
      Tapi engkau tetap angkuh dan tak peduli.....
      Kalau engkau marah semua menderita
      Tapi engkau seolah tidak tahu engkau tetap tenang
      Bagai air yang tenang tapi menghayutkan.

     Ombakmu adalah lidahmu
     Yang kadang mendatangkan bencana
     Walaupun begitu engkau tetap dipuja dan disanjung
     Oh pantai sampaikan salam ku lewat angin ...
     sampaikan kesahku lewat deburanmu....
     Kirimkan dukaku lewat lagumu.....
     Pantai, engkau tetap sebuah pantai
     Yang tak mengerti hatiku.........




    Stlh kurang lebih 1,5 tahun lamanya aku mengembala kambing, aku mmutuskan untuk berhenti mengembala kambing karna aku fokus untuk sekolah dan melanjutkan sekolah ku di SMAN 1 Aikmel ,stlh aku mengutarakan keinginanku akhirnya pamanku mengijinkanku utk

           berhenti mengembala kambingnya karna dia tahu bahwa tidak selamanya aku bekerja ngembala kambing kan aku meneruskan sekolahku utk menggapai cita cita ku.

              Setelah aku lulus dari SMPdan Alhamdulillah juga aku sangat bersyukur karna bisa di terima di SMAN 1 Aikmel yg sekolahnya terkenal di Lombok timur dan bertaraf internasional.
      Masalah yg selalu hinggap dalam benak pikiranku yaitu tentang masalah biaya alhamdulilah dengan kerja keras ku selama ini aku bisa membayarnya dan juga dapat membeli baju seragam sekolah dan kelengkapan lainnya dgn di bantu juga oleh orang tuaku , dan juga aku selalu ingat kisah sahabat Nabi Muhammad SAW yaitu abu zar al ghifari yg kerja dgn sungguh2 hingga dia menjadi orang kaya yang harta dan kekayaannya ada di mana mana, itu membuatku semangat lagi dalam menggapai cita citaku yaitu ingin menjadi guru  dan juga ingin orang yg sukses seperti kisah abu zar al ghifari.
              Selain itu juga kisah abu zar al ghifari sebagai insfirasi hidupku dan kata “man jadda wajada”akan selalu ku ingat dan melaksanakannya dalam menggapai cita citaku dan aku selalu berdoa kepada allah Swt agar cita citaku bisa terwujud dan menjadi orang yang sukses di kemudian hari amin amin ya robbal alamin.

Baca Selengkapnya - CERPEN:MENGGAPAI CITA CITA SETINGGI LANGIT
 

Gudang ilmu pengetahuan. Copyright 2013 All Rights Reserved |Template by my name ari wathani |Support ilmu adalah segalanya